DIREKTUR BANK SAMPAH MANAKARRA KEREN-DLHK MAMUJU : PILAH SAMPAH TABUNG EMAS

DIREKTUR BANK SAMPAH MANAKARRA KEREN-DLHK MAMUJU : PILAH SAMPAH TABUNG EMAS

Pengurus bank sampah Manakarra Keren bersama PT Pengadaian Mamuju, melaksanakan sosialisasi pengurangan dan pemilahan sampah dari sumber, di SD Negeri Padang Baka, Mamuju, pada hari Kamis, 5 September 2025. Sosialisasi ini dihadiri oleh kepala sekolah beserta para guru di SDN Padang Baka, komite sekolah, dan para perwakilan siswa di masing-masing kelas, dengan jumlah peserta yang hadir diperkirakan sebanyak 60 orang. Tema yang diangkat dalam sosialisasi ini adalah “Pilah Sampah Tabung Emas”.

Dalam pemaparannya, direktur Bank Sampah Manakarra Keren, Asdiyani, menjelaskan bahwa sampah rumah tangga adalah salah satu material pencemar lingkungan jika tidak dikelola dengan baik dan benar. Disisi lain, tidak semua sampah rumah tangga yang dihasilkan benar-benar sampah yang tidak bernilai lagi, justru sebagian besar dari sampah yang dihasilkan masih memiliki nilai ekonomi dan dapat dikelola kembali sebagai bahan baku untuk produk-produk tertentu. Sampah yang masih memiliki nilai ekonomi tersebut wajib dipilah dan tidak dibuang ke tempat sampah. Pemilahan wajib dilakukan oleh setiap orang yang menghasilkan sampah sesuai dengan yang dinyatakan dalam Undang-Undang Nomor 18 tahun 2008. Lebih lanjut, Asdiyani menjelaskan bahwa sampah yang memiliki nilai ekonomi dan telah dipilah, dapat diserahkan kepada Bank Sampah. Jadi setiap orang dapat menabung sampah di bank Sampah Manakarra Keren. Tata kelola bank Sampah mirip dengan bank konvensional, yang membedakan adalah pada bank Sampah, yang ditabung adalah Sampah yang masih memiliki nilai ekonomi, bukan uang. Lebih lanjut, pihak PT Pengadaian Mamuju menjelaskan bahwa sampah yang ditabung di bank Sampah bisa dikonversi menjadi tabungan emas. Ditengah sulitnya masyarakat memiliki tabungan karena keterbatasan finansial, pemilahan dan menabung sampah di bank Sampah, khususnya bank Sampah Manakarra Keren dapat menjadi cara yang mudah memiliki tabungan untuk masa depan. Apalagi jika tabungan tersebut dapat dikonversi menjadi tabungan emas, dimana harga emas yang cenderung meningkat secara konsisten belakangan ini, tentu sangat menguntungkan bagi masyarakat untuk menabung emas dengan modal sampah terpilah.

Para peserta yang hadir- pengurus komite sekolah, para guru dan para siswa yang hadir antusias mendenganrkan pemaparan dari pihak Bank Sampah Manakarra Keren dan PT Pengadaian Mamuju. Mereka mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan pihak Bank Sampah Manakarra Keren bersama PT Pengadaian, sekaligus memberikan prespektif baru bahwa sampah yang selama ini dianggap sebagai limbah yang tidak bernilai ternyata bisa menjadi salah satu alternatif memiliki tabungan bahkan dapat menjadi instrumen investasi logam mulia- emas. Setelah emndengarkan pemaparan, pihak pengampu kebijakan, tertarik, antusias dan berkomitmen untuk memulai memilah sampah dari rumah masing-masing dan menjadi anggota bank sampah untuk menabung sampah terpilah tersebut.

Sebagai informasi tambahan, Bank Sampah Manakarra Keren adalah bank sampah yang dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) kabupaten Mamuju. Bank Sampah ini berlokasi di Jalan Soekarno Hatta (belakang kantor Bupati Mamuju), dan membuka pelayanan pada hari Selasa dan Kamis setiap minggu, mulai dari jam 09.00 wita – 13.00 wita. Jenis-jenis sampah terpilah yang dapat ditabung di Bank Sampah Manakarra Keren diantaranya karton, kertas bekas (hvs dan sejenisnya), buku bekas/koran bekas/majalah bekas/ kalender bekas dan sejenisnya, botol plastik bening dan berwarna, botol plastik blow seperti kemasan botol deterjen cair, botol shampoo, botol sabun mandi cair, dsb, rak telur bekas, kemasan susu kotak/ minuman kotak (teh kotak sejenisnya) bekas, kaleng bekas dsb.

Mari memilah sampah kita dari rumah secara aktif, dan menyerahkannya kepada pihak yang mengelola sampah, salah satunya bank sampah Manakarra Keren. Dengan menjadi anggota bank sampah dan aktif melakukan pemilahan sampah serta menyerahkannya ke bank sampah, ada beberapa keuntungan yang didapatkan : kita dapat memiliki tabungan dan bahkan investasi emas, yang mungkin berat dimiliki jika menunggu memiliki uang lebih; kita berkontribusi secara aktif dan nyata dalam pembangunan daerah dengan mengurangi pengeluaran pemerintah dalam pengelolaan sampah, yang dapat dialihkan untuk pembiayaan kesejahteraan sosial lainnya; sekaligus kita berkontribusi nyata dalam mengusahakan lingkungan hidup yang baik dan sehat bagi sesama kita baik generasi saat ini maupun generasi masa depan. (a2p,wjy,nla)

KOMENTAR UNTUK DISIKUSI