Gerakan Indonesia ASRI: Langkah Nyata Mamuju Tingkatkan Pengelolaan Sampah dari 20% Menuju Lebih Optimal

Gerakan Indonesia ASRI: Langkah Nyata Mamuju Tingkatkan Pengelolaan Sampah dari 20% Menuju Lebih Optimal

Kegiatan kerja bakti (korve) dalam rangka Aksi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik,Indah) yang dilaksanakan pada tanggal 10 April 2026 di Landscape Mamuju dan sekitarnya, berlangsung dengan penuh semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah yang masih menjadi isu penting di daerah, di mana saat ini baru sekitar 20% sampah yang terkelola dengan baik, sementara 80% sisanya masih memerlukan penanganan lebih lanjut secara terpadu oleh pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.

Dalam pelaksanaannya, Bupati Mamuju diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju yang hadir bersama Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku beserta tim. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen kuat lintas sektor dalam mendukung Gerakan Indonesia Asri sebagai gerakan nasional yang bertujuan mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan hidup yang lebih bertanggung jawab.

Kegiatan korve dipusatkan di sejumlah titik strategis di wilayah perkotaan Mamuju dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah, instansi vertikal, komunitas lingkungan, hingga masyarakat umum. Para peserta secara bersama-sama melakukan pembersihan sampah di ruas jalan, drainase, serta fasilitas umum lainnya. Dari hasil kegiatan tersebut, diperkirakan jumlah sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai kurang lebih 2,5 ton pada hari ini.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju menegaskan bahwa kondisi pengelolaan sampah saat ini membutuhkan perhatian serius dan aksi nyata dari seluruh pihak. Ia menyampaikan bahwa capaian pengelolaan sampah yang masih berada di angka 20% menjadi indikator bahwa perlu adanya penguatan kolaborasi lintas sektor. Oleh karena itu, melalui kegiatan korve ini diharapkan dapat menjadi pemicu kesadaran kolektif untuk bersama-sama meningkatkan pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif Pemerintah Kabupaten Mamuju dalam mendukung Gerakan Indonesia Asri. Ia menekankan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan sistemik yang melibatkan seluruh elemen, termasuk peningkatan peran masyarakat dalam pemilahan sampah serta keterlibatan dunia usaha dalam pengelolaan limbah.

Selain kegiatan pembersihan, momentum ini juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pengurangan sampah dari sumber (reduce), penggunaan kembali (reuse), dan daur ulang (recycle). Edukasi ini menjadi penting mengingat masih besarnya volume sampah yang belum tertangani secara optimal, sehingga diperlukan perubahan perilaku yang berkelanjutan di tingkat masyarakat.

Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif berbagai kalangan yang turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Aksi korve ini tidak hanya berhasil membersihkan lingkungan secara fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bagian dari strategi bersama dalam meningkatkan capaian pengelolaan sampah, sehingga visi Mamuju yang bersih dan asri dapat terwujud secara nyata.(A2p,Wjy,Nla,Cni)

KOMENTAR UNTUK DISIKUSI