Dalam rangka persiapan pelaksanaan shalat Ied Idul Fitri 1447 H/ tahun 2026, petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) kabupaten Mamuju melakukan kegiatan pembersihan kawasan Anjungan pantai Manakarra, yang akan digunakan sebagai lokasi shalat Ied Idul Fitri 1447 H di wilayah kota Mamuju. Kegiatan pembersihan kawasan Anjungan pantai Manakarra dilaksanakan mulai hari Rabu, 18 Maret hingga Kamis, 19 Maret 2026. Kegiatan pembersihan ini melibatkan sekitar 40 orang petugas kebersihan, dengan didukung 2 (dua) kendaraan pengangkut sampah antara lain : satu unit truk pengangkut tipe dump truck, dan satu unit pengangkut tipe carry pick up.
Petugas kebersihan melakukan kegiatan menyapu dan juga mengumpulkan sampah rumah tangga yang berada di pelataran anjungan, kawasan jalan raya disekitaran anjungan, hingga depan Masjid nurul Muttahida, yang berada di depan Anjungan pantai Manakarra- Mamuju. Jenis sampah yang terkumpul dan diangkut antara lain sampah organik berupa kulit buah, kulit kelapa, sisa potongan kayu, hingga sampah non organik antara lain plastik dan wadah plastik hingga styrofoam (wadah berbahan gabus yang digunakan sebagai wadah makanan). Seluruh sampah yang dikumpul oleh petugas, diangkut ke TPA Adiadi untuk proses selanjutnya.
Kepala bidang kebersihan DLHK Mamuju, Marsaeni Kuraesing, menyatakan bahwa kegiatan pembersihan area anjungan pantai Manakarra dilaksanakan untuk memastikan kenyamanan umat yang akan beribadah shalat Ied Idul Fitri 1447 H/ 2026. Mengacu pada hasil rapat panitia pelaksanaan shalat Ied Idul Fitri 1447 H, maka kegiatan pembersihan dilakukan selama dua hari berturut-turut. Selanjutnya Marsaeni menginfokan bahwa pelayanan pengangkutan sampah di kawasan kota Mamuju akan diistirahatkan dimulai dari hari raya Idul Fitri hingga hari Minggu, 22 Maret 2026. Hal ini dilakukan untuk memberi kesempatan kepada seluruh petugas kebersihan DLHK merayakan hari raya Idul Fitri bersama keluarga masing-masing. Kegiatan pengangkutan sampah, akan dimulai kembali pada hari Minggu sore, 22 Maret 2026.
Sehubungan dengan jeda pelayanan pengangkutan sampah selama hari raya Idul Fitri, maka diharapkan masyarakat untuk melakukan pengelolaan sampah yang dihasilkan secara mandiri, khususnya dengan cara mengurangi sampah yang dihasilkan. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi sampah yang dihasilkan antara lain ; Menggunakan kemasan atau wadah yang bisa digunakan kembali atau kantong kain yang dapat dicuci atau digunakan berulang kali; Menghindari penggunaan kemasan plastik sekali pakai, styrofoam, dan barang serta kemasan sekali pakai lainnya; Membeli makanan dalam jumlah yang tepat agar tidak menimbulkan sampah; Memilih makanan yang tahan lama atau tidak mudah busuk; dan Menjaga kebersihan dan kesehatan makanan dengan menyimpan dengan baik dan memastikan bahan makanan tidak terkontaminasi dengan bahan lain yang mudah rusak.
Mari kita bersama- sama merayakan hari raya Idul Fitri 1447 H dengan penuh sukacita berkumpul dan berbagi keceriaan bersama keluarga dan sesama, sekaligus melakukan aksi nyata dengan mengurangi sampah yang dihasilkan dari rumah masing- masing, agar lingkungan kita dalam kondisi bersih, baik dan sehat. Lingkungan Mamuju yang bersih, baik dan sehat adalah harapan kita bersama, maka kewajiban kita untuk mengusahakannya bersama-sama secara konsisten dan berkelanjutan. (nla,cun,wjy,a2p)
KOMENTAR UNTUK DISIKUSI