Undang- Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, pasal 12 ayat (1) dinyatakan bahwa setiap orang dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga wajib mengurangi dan menangani sampah dengan cara yang berwawasan lingkungan. Kegiatan penanganan sampah salah satunya adalah pemilahan sampah dalam bentuk pengelompokkan dan pemisahan sampah sesuai dengan jumlah, jenis dan sifat sampah. Untuk meningkatkan kapasitas sekaligus peran serta masyarakat khususnya siswa usia sekolah dasar, dalam pemilahan dan pengumpulan sampah rumah tangga yang masih memiliki nilai ekonomis dan dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku, pihak DLHK Kabupaten Mamuju melalui pengurus Bank Sampah Manakarra Keren melakukan sosialisasi dan pelatihan pemilahan sampah pada siswa siswi sekolah MTs Negeri 1 Mamuju yang beralamat di jalan Diponegoro kelurahan Karema, dan SD Inpres Binanga 1 yang beralamat di jalan Ir Djuanda kelurahan Mamunyu, pada hari Jumat, 20 September 2024. Direktur Bank Sampah Manakarra Keren, Asdiyani, S.Si, MAP bersama pengurus bank sampah terlibat langsung melaksanakan kegiatan edukasi dan sosialisasi di dua sekolah dasar tersebut.
Kegiatan edukasi pemilahan sampah di MTs Negeri 1 Mamuju dalam bentuk sosialisasi dan praktek memilah sampah sekolah, yang dilakukan kepada pembina dan pengurus bank sampah MTs N serta siswa kelas 7 dan kelas 8. Pengelola bank sampah Manakarra Keren melakukan sosialisasi in situ pada bank sampah MTsN terkait jenis dan sifat sampah yang ada di sekolah, serta tata cara pembersihan dan pemilahan sampah dengan mengumpulkannya pada wadah yang berbeda sesuai jenis sampah. Para pengurus bank sampah, dan siswa MTSn terlihat antusias mengikuti kegiatan edukasi in situ ini. Pihak pengelola bank sampah MTs N dan mendapatkan informasi baru terkait jenis, sifat sampah rumah tangga sekaligus tata cara pemilahan dan penimbangan sampah terpilah di bank Sampah
Kegiatan edukasi pemilahan berlanjut ke SD Inpres Binanga 1, yang diikuti para siswa kelas 1 sampai kelas 6, beserta para guru sekolah. Pada kegiatan di SD Inpres 1 Binanga, para siswa diajarkan tentang jenis dan sifat sampah, dengan cara praktek langsung pemilahan sampah hasil aksi bersih siswa dan guru disekitar lokasi SD. Selain itu, juga dilakukan sosialisasi terkait dengan pembentukan Bank sampah dan tata kelola bank sampah. Kegiatan di SD Inpres 1 Binanga melibatkan sekitar 130 siswa dan para guru, dan seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Paru guru dan kepala sekolah SD Inpres 1 Binanga sangat apresiasi terhadap sosialisasi pemilahan sampah oleh pengurus bank sampah Manakarra Keren, dan mendukung penuh pelaksanaan kegiatan pemilahan sampah tingkat sekolah di masa mendatang.
Sosialisasi dan edukasi langsung penanganan sampah khususnya pemilahan sampah sejak usia sekolah dasar sangat penting dalam membentuk karakter anak untuk mencintai lingkungan dengan membangun kesadaran bahwa keberadaan lingkungan yang baik dan sehat merupakan pendukung penting keberadaan kehidupan manusia. Dengan adanya karakter mencintai lingkungan, anak- anak akan melakukan tindakan- tindakan untuk mendukung ketersediaan lingkungan hidup yang baik dan sehat, yang salah satunya dengan melakukan pemilahan sampah rumah tangga. Dengan melakukan pemilahan sampah secara aktif secara konsisten, adalah salah satu tindakan kecil yang sederhana untuk mengurangi sampah yang terbuang ke lingkungan yang dapat mencemari lingkungan, dan sebagai salah satu wujud aksi nyata dalam berkontribusi mengusahakan lingkungan hidup yang baik dan sehat bagi generasi sekarang dan generasi mendatang(a2p, wjy, nla)
KOMENTAR UNTUK DISIKUSI