BUPATI MAMUJU : MENANAM MANGROVE UNTUK CEGAH ABRASI PANTAI

BUPATI MAMUJU : MENANAM MANGROVE UNTUK CEGAH ABRASI PANTAI

Pada hari Selasa, 3 September 2024, Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sutinah Suhardi, SH, M.Si membuka kegiatan sepekan menanam Mangrove di kabupaten Mamuju, yang dipusatkan pada pinggir pantai  yang terletak dusun Bulutakkang, kelurahan Rangas, kecamatan Simboro, Mamuju. Kegiatan menanam pohon mangrove adalah bagian dari kegiatan “Sulbar sepekan menanam mangrove” yang dicanangkan oleh Pj Gubernur Sulawesi Barat, Dr. Bahtiar Baharuddin, M.Si, dalam rangka menyambut hari jadi Provinsi Sulawesi Barat ke-20.  Dalam sambutannya, Dr Sutinah Suhardi menekankan pentingnya fungsi ekologis tanaman mangrove sebagai perlindungan sempadan pantai. Beliau menyatakan bahwa tanaman mangrove sangat penting untuk melindungi daerah pantai dari abrasi. Hal ini menunjukkan perhatian Bupati selaku pemimpin daerah Mamuju akan perlunya tindakan untuk mengurangi abrasi pantai di daerah Mamuju sehingga dampak negatif abrasi terhadap ekosistem pantai dan juga masyarakat sekitar pantai dapat dicegah.

         Abrasi adalah suatu proses pengikisan pantai yang disebabkan oleh tenaga gelombang laut atau pasang surut air laut yang bersifat merusak. Abrasi pantai menyebabkan penyusutan area pantai dan berkurangnya luas daratan pantai. Dalam jangka panjang, abrasi yang terjadi secara konsisten akan berdampak pada hilangnya flora dan fauna daratan pantai, hilangnya daratan sekitar pantai, rusaknya infrastruktur publik disekitar pantai seperti sekolah, jalan raya, atau infrastruktur publik lainnya, hingga hilangnya tempat hidup masyarakat yang turun temurun hidup di sekitar pantai.

         Pada kegiatan ini, bupati Mamuju, Dr. Sutinah Suhardi, tidak hanya membuka seremoni kegiatan, tetapi juga secara aktif ikut serta melakukan penanaman mangrove bersama para peserta yang hadir dalam acara “sepekan menanam mangrove di kabupaten Mamuju” di pantai dusun Bulutakkang, Simboro. Bupati Mamuju bersama para undangan yakni Forkopimda Mamuju, Asisten dan para kepala OPD lingkup pemerintahan kabupaten Mamuju termasuk kepala DLHK kabupaten Mamuju, Camat Mamuju dan Camat Simboro, Lurah Rangas, para aparatur lingkup pemkab Mamuju, petugas kebersihan hingga anak sekolah tingkat pertama melakukan penanaman pohon mangrove secara bersama-sama di pantai dusun Bulutakkang. Dalam kegiatan sepekan menanam mangrove di kabupaten Mamuju, diperkirakan sebanyak 1.600 pohon mangrove akan ditanam pada beberapa pinggir pantai di kabupaten Mamuju. Pada pesan akhir, Bupati Mamuju, Dr. Sutinah Suhardi, meminta kepada Camat Simboro dan Lurah Rangas untuk menjaga dan memelihara pohon mangrove yang telah ditanam agar tidak dirusak baik oleh alam ataupun oleh tindakan manusia, serta juga mengajak masyarakat sekitar untuk aktif memelihara pohon mangrove yang telah ditanam (a2p,wjy,nla)

KOMENTAR UNTUK DISIKUSI