Sampah rumah tangga khususnya sampah dapur yang digolongkan kedalam sampah sisa makanan adalah jenis sampah yang dominan dihasilkan oleh rumah tangga. Secara nasional berdasarkan data SIPSN, komposisi jenis sampah sisa makana sebesar sebesar 39,23% dari total timbulan sampah nasional. Selama ini, masyarakat mengelola sampah sisa makanan dengan membuangnya ke tong sampah, atau langsung ke media lingkungan tanpa pengelolaan. Pengelolaan sampah sisa makanan yang tidak baik dan benar, dapat menimbulkan pencemaran lingkungan baik media air, tanah, maupun udara serta dapat menjadi tempat tumbuh kembang vektor penyakit menular seperti lalat, kecoak,tikus, dsb.
Disisi lain, sampah sisa makananan khususnya sampah dapur masih memiliki nilai ekonomis jika dimanfaatkan dengan baik. Sampah dapur masih dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan kompos, yang berguna untuk meningkatkan unsur hara tanah dan menyuburkan tanaman. Selain itu, sampah dapur tergolong sampah organik yang dapat membusuk tanpa didaurulang secara khusus, sehingga dapt diaplikasikan langsung ke tanah. Dilansir dari kompas.com, ada 10 jenis sampah dapur yang dapat dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman dan juga bisa digunakan sebagai pestisida alami, antara lain :
1. Ampas kopi.
Ampas kopi mengandung kadar gas nitrogen yang tinggi sehingga dapat dibuat menjadi kompos yang berkualitas. Rasio kandungan karbon dannitrogen damlam ampas kopi sekitar 20-24:1. Tingkat keasaman ampas kopi yang relatif lebih rendah, yakni 6,9 hingga 6,2 ramah untuk diaplikasikan pada tanaman. Ampas kopi juga mengandung senyawa fosfor, potasium, magnesium, dan sedikit tembaga sehingga kita tidak perlu lagi membeli pupuk tambahan untuk tanaman. Yang perlu dilakukan hanya mencapur ampas kopi dengan tanah dan mengaduknya dengan sekop hingga tercampur merata. Untuk mencegah hama, menabur bubuk kopi disekitar tanaman akan mencegah datangnya bekicot, siput, dan hewan pemakan daun lainnya yang betubuh lunak.
2. Ampas teh
Ampas teh memiliki kandungan nitrogen yang mudah diserap oleh tanaman sehingga bagus untuk menyuburkan tanaman. Ampas teh yang sudah tidak dipakai lagi dapat langsung disiram atau diletakkan disekitar tanaman.
3. Ampas kelapa
Amp[as kelapa mengandung protein dan lemak kassar yang cukup tinggi untuk menyuburkan tanaman. Anda dapat menebarkan sisa ampas kelapa dikitar tanaman.
4.Cangkang telur
Cangkang telur memiliki kandungan kalsium karbonat sebesar 90%. Kandungan kalsium berfungsi untuk menguatkan tanaman, merangsang pertumbuhan akar, mempertebal dinding sel, dan pembentukan biji. Cangkang telur ampuh melawan sejumlah hama tanaman seperti siput, lalat, dan beberapa jenis hama lain. Cara pengaplikasian adalah dengan menghancurkan cangkang telur menjadi serpihan lalu ditaburkan disekeliling tanaman.
5. Kulit bawang.
Kulit bawang merah maupun bawang putih mengandung unsur hara Kalium (K), Magnesium (Mg), Fosfor (P) dan Besi (Fe) yang dapat dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman. Kulit bawang juga bisa digunakan untuk Zat Perangsang Tumbuh (ZPT) karena mengandung hormon auksin dan giberelin. Kandungan senyawa acetogenin didalam kulit bawang dapat menjadikannya sebagai pestisida nabati.
6. Kulit pisang.
Kulit pisang kering mengandung sekitar 42% Kalium, yang merupakan unsur hara mikronutrien yang berfungsi untuk meningkatkan pembungaan dan juga menguatkan perakaran tanaman. Selain itu, nutrisi kulit pisang yang lain seperti magnesium dan fosfor juga berperan penting dalam perkembangan tanaman.
7. Potongan sayur hijau
Sayur hijau memiliki kandungan Nitrogen (N) yang sangat tinggi. Nitrogen sangat dibutuhkan tanaman pada perkembangan fase vegetatif.
8. Air cucian beras
Air cucian beras mengandung 90% karbohidrat berupa pati serta vitamin, mineral dan protein. Kandungan karbohidrat yang tinggi akan membantu proses terbentuknya hormon tumbuh berupa auksin, gibbereline, dan alanine. Ketiga jenis hormon tersebut bertugas merangsang pertumbuhan pucuk daun, mengangkut makanan ke sel-sel terpenting daun dan batang.
9. Nasi sisa
Dalam nasis sisa mengandung sejumlah nutrisi penting seperti karbohidrat, mineral penting seperti besi (F), fosfor (P), mangan (Mn), selenium, magnesium (Mg) dan sejumlah vitamin. Manfaat nasi sisa untuk tanaman antara lain menyediakan unsur hara makro dan mikro, memacu pertumbuhan vegetatif dan perkembangan tanaman, mengatasi dan mengendalikan serangan hama dan meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit.
10.Tulang ikan
Tulang ikan banyak diolah menjadi tepung tulang ikan. Secara umum, tepung tulang ikan mengandung protein (25,45%), lemak (3,80%), serta (1,80%), air (5,52%), kalsium (46,34%), dna fosfat (17%). Kandungan ini bisa bermanfaat untuk menyuburkan tanaman.
Dengan mengetahui jenis sampah dapur yang dapat dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman, kita dapat melakukan pemafaatan sampah dapur – sisa makanan untuk diolah dan digunakan menjadi pupuk organik yang dapat menyuburkan tanaman secara maksimal. Dengan melakukan pemanfaatan sampah dapur-sisa makanan menjadi pupuk organik, akan menyuburkan dan menyehatkan hara tanah, menyuburkan tanaman, mengurangi kerusakan unsur hara tanah karena penggunaan pupuk kimiawi, mengurangi pengeluaran untuk membeli pupuk kimiawi, hingga jika diaplikasikan ke tanaman sayuran, dapat menghasilkan tanaman sayuran organik yang bebas pupuk kimiawi. Selain itu, pemanfaatan sisa makanan akan mengurangi jumlah sampah yang terbuang ke lingkungan atau TPA, yang dapat mencemari lingkungan dan estetika suatu wilayah. Mari mengusahakan lingkungan hidup yang baik dan sehat untuk meningkatkan kualitas hidup kita, dengan melakukan pengurangan dan pemanfatan sampah rumah tangga khususnya sampah sisa makanan. (a2p,wjy,nla)
Referensi isi : https://www.kompas.com/homey/read/2022/02/02/071500476/10-sampah-dapur-ini-bisa-menyuburkan-tanaman-apa-saja-
Gambar diuduh dari artikel judul :Cara Memanfaatkan Limbah Sayuran dan Buah Untuk Pupuk Kompos, dimuat di www.kompas.com, pada tanggal 10 Mei 2023, didownload pada tanggal 25 April 2025, jam 15.21 wita
KOMENTAR UNTUK DISIKUSI