MARI BUAT KOMPOS DARI SAMPAH DAPUR, MUDAH DAN BISA DILAKUKAN SENDIRI DI RUMAH

MARI BUAT KOMPOS DARI SAMPAH DAPUR, MUDAH DAN BISA DILAKUKAN SENDIRI DI RUMAH

Salah satu sampah rumah tangga yang banyak dihasilkan baik dalam volume maupun intensitasnya adalah sampah dapur berupa sisa makanan. Hampir setiap hari, seluruh rumah tangga menghasilkan sampah dapur khususnya sisa makanan dalam jumlah bervariasi. Dilansir dari sispn.menlhk.go.id, komposisi sampah nasional berdasarkan jenis tahun 2024, yang dominan adalah sampah sisa makanan sebesar 39,27%. Untuk provinsi Sulawesi Barat, komposisi sampah berdasarkan jenis pada tahun 2024, yang dominan adalah sampah sisa makanan sebesar 30,58%. Merujuk pada komposisi sampah provinsi Sulawesi Barat, maka diperkirakan jumlah sampah jenis sisa makanan di kabupaten Mamuju pada tahun 2024 sebesar 16.402 ton. Jumlah sampah sisa makanan yang besar ini jika tidak dikelola dengan baik dan benar, berpotensi mencemari lingkungan (tanah, air dan udara), sebagai media berkembangnya penyakit menular, hingga menganggu estetika dan menimbulkan bau yang tidak sedap dalam suatu wilayah.

Disisi lain, sampah sisa makanan yang berasal dari dapur rumah, dapat dikelola menjadi sumberdaya yang baru yakni pupuk kompos. Pupuk kompos digunakan untuk memperbaiki struktur tanah dengan meningkatkan kandungan bahan organik tanah dan meningkatkan kemampuan tanah untuk mempertahankan kandungan air tanah. Manfaat pupuk kompos antara lain meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki  struktur dan karakteristik tanah, meningkatkan penyerapan air oleh tanah, memingkatkan ketersediaan hara tanah, menyediakan hormon dan vitamin bagi tanamana, serta meningkatkan kualitas hasil panen untuk tanaman pangan. Banyaknya manfaat pupuk kompos khususnya untuk perbaikan kualitas tanah sebagai media tanam dan tanaman yang menyediakan bahan makanan bagi manusia, maka penting untuk menghasilkan pupuk kompos yang berasal dari bahan-bahan yang dekat dengan kita yakni sampah sisa makanan yang berasal dari dapur rumah. Dibandingkan jika sampah sisa makanan dibuang ke media lingkungan yang mencemari lingkungan dan menimbulkan bau tidak sedaap serta menganggu estetika lingkungan.

Pembuatan kompos dari sampah dapur tidaklah rumit dan susah, hanya butuh kemauan, semangat dan konsistensi. Jenis sampah dapur yang bisa dikelola menjadi kompos antara lain sisa buah-buahan dan sayuran mulai dari kulit, biji, dan bagian buah atau sayuran yang busuk atau tidak dimakan, ampas teh atau kopi, kulit telur, kulit kacang-kacangan, nasi basi, sisa pasta, roti kadaluarsa, kulit rempah-rempah, sisa kaldu, susu basi, dan cairan dari bahan organik lainnya.

Adapun bahan- bahan pembuatan pupuk kompos :

  • Sampah organik atau sisa makanan,

· Serbuk gergaji, tanah, atau pupuk kandang,

· EM4 atau Effective Microorganism 4 (sejenis larutan yang mengandung bakteri menguntungkan)

· Air.

 

Berikut cara mengolah sampah dapur berupa sisa makanan menjadi pupuk kompos dengan menggunakan wadah baik dari ember atau drum bekas :

  1. Cacah sampah sisa makanan hingga berukuran kecil,
  2. Tambahkan kompos jadi, tanah, pupuk kandang atau serbuk gergaji sebagai inokulan,
  3. Larutkan EM 4 dengan air, kemudian tuangkan ke wadah berisi campuran bahan kompos tadi, lalau aduk hingga rata,
  4. Masukkan semua bahan kedalam wadah pengomposan, lalau tutup rapat,
  5. Aduk seminggu sekali agar proses aerasi dalam wadah berjalan lancar,
  6. Jika suhu naik selama pengomposan berarti mikroorganisme sedang bekerja,
  7. Suhu akan kembali normal pada minggu ketujuh atau kedelapan saat pengomposan selesai, pupuk kompos siap dipakai,
  8. Kompos yang baik akan menghasilkan warna coklat kehitaman, berbau tanah, dan berbutir halus.

 

Jika anda memiliki pekarangan rumah yang luas, pengomposan dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan kosong disekitar rumah. Cara membuat pupuk kompos dengan memamnfaatkan lahan kosong disekitar rumah sebagai berikut :

  1. Siapkan lahan dengan lebar 1,5 meter – 2 meter, kemudian gali sedalam 1 meter,
  2. Pastikan lahan berada jauh dari sumur atau sumber air dengan jarak minimal 10 meter,
  3. Masukkan semua sampah organik atau sisa makanan ke lubang, tambahkan tanah kompos diatasnya agar mengurangi bau,
  4. Lakukan selama beberapa hari sampai lubang penuh, jika sudah penuh tutup dengan tanah,
  5. Tekan tanah hingga lubang galian tertutup,
  6. Setelah 3 bulan, kompos dapat dipakai untuk menyuburkan tanah.

 

Mari mengolah sampah sisa makanan menjadi produk baru berupa pupuk kompos di rumah kita masing- masing. Selain memberikan manfaat berupa menyuburkan tanah dan tanaman yang diusahakan dapat tumbuh baik dan sehat, dengan membuat kompos dari sisa makanan dapat mengurangi sebagian besar jumlah sampah rumah tangga yang terbuang ke lingkungan, sehingga akan tercipta lingkungan yang bersih, baik, segar, dan sehat untuk mendukung kehidupan manusia yang lebih sehat dan baik. (a2p,wjy,nla-dlhk)

Referensi :

  1. Fitri Rosanti, 2025, Judul : Cara Membuat Kompos Dari Sisa Sampah Makanan, www.rri.co.id, dimuat anggal 2 Januari 2025.
  2. Muhamad Syahrial, 2022, Judul : Cara Mengolah Sampah Dapur Menjadi Pupuk Kompos, www.kompas.com, dimuat pada tanggal 12 Februari 2022,
  3. Siti Nur Aeni, 2024, Judul : Cara Membuat Kompos dari Sampah Dapur, Bisa Dilakukan Di Rumah, www.kompas.com, dimuat pada tanggal 8 Juni 2024,
  4. Gambar diambil dari artikel judul :Cara Memanfaatkan Limbah Sayuran dan Buah Untuk Pupuk Kompos, dimuat di www.kompas.com, pada tanggal 10 Mei 2023, didownload pada tanggal 25 April 2025, jam 15.21 wita.

KOMENTAR UNTUK DISIKUSI