Undang-Undang Dasar RI tahun 1945 pasal 28 huruf H ayat (1) menyatakan bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan serta mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat. Amanat konstitusi ini menegaskan jaminan hak azasi setiap orang di negara Indonesia, baik generasi yang ada saat ini maupun generasi mendatang, untuk hidup sejahtera termasuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat. Selain hak azasi, juga menegaskan kewajiban setiap orang khususnya generasi yang hidup saat ini, untuk mengusahakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik, sesuai dengan regulasi yang berlaku dan/atau pendekatan ilmu pengetahuan atau teknologi terbaik, sehingga generasi mendatang mendapatkan warisan lingkungan hidup yang baik dan sehat untuk mendukung keberadaan kehidupan mereka di masa mendatang.
Dalam konteks kewajiban generasi kita yang hidup saat ini, dalam mengusahakan perlindungan dan pengelolaan hidup yang baik, pemerintah menetapkan berbagai penghargaan pengelolaan lingkungan sebagai apreasiasi terhadap usaha pengelolaan lingkungan yang telah dilakukan oleh setiap orang, yang mana telah memiliki dampak positif bagi keberlangsungan eksistensi lingkungan hidup yang baik dan sehat secara berkelanjutan. Salah satu program penghargaan lingkungan adalah Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) atau dulu dikenal dengan nama Adiwiyata. Kegiatan PBLHS atau Adiwiyata ini dilaksanakan bertujuan untuk membangun karakter dan budaya cinta lingkungan sejak dini pada anak di masa sekolah sehingga anak-anak bertumbuh menjadi pribadi yang cinta lingkungan dan selalu mengusahakan pengelolaan lingkungan yang baik dan benar untuk menjamin keberadaan lingkungan yang baik dan sehat.
Dalam rangka mendorong peningkatan peran serta sekolah di kabupaten Mamuju untuk terlibat aktif dalam program PBLHS atau Adiwiyata ini, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) kabupaten Mamuju melaksanakan kegiatan sosialisasi Gerakan PBLHS di Sekolah pada hari Kamis – Jumat, tanggal 12- 13 September 2024. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula lantai III Gedung kantor Bupati Mamuju, yang dihadiri oleh kepala sekolah dan operator dari berbagai tingkatan sekolah dari beberapa SD- SMA di kabupaten Mamuju. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh kepala dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) kabupaten Mamuju, Ir. Alwinuddin M.Si. Dalam sambutannya. Alwinuddin menjelaskan gerakan PBLHS adalah aksi kolektif dan sadar, sukarela, berjejaring dan berkelanjutan yang dilakukan oleh sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup. Lebih lanjut Alwinuddin menjelaskan bahwa aksi kolektif pada PBLHS ditunjukkan dengan keterlibatan berbagai aktor antara lain kepala sekolah, dewan pendidik, komite sekolah, peserta didik, dan masyarakat sekitar sekolah untuk mengusahaksan PBLHS tersebut. Pada akhir sambutannya, Alwinuddin selaku kepala dinas LHK Mamuju meminta para kepala sekolah bersama staf operator yang hadir untuk melakukan aksi PBLHS secara aktif, dengan mengusulkan masing- masing sekolah mengikuti program PLBHS ini.
Kegiatan sosialisasi ini diisi dengan pengarahan dari kepala dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga kabupaten Mamuju, Dra Hj. Muniarni, MM. Dalam arahannya, Muniarni mengajak seluruh kepala sekolah yang hadir untuk mengusahakan kondisi lingkungan sekolah yang baik dan sejuk, dimana perlu ada tanaman hidup di halaman sekolah, dan pengelolaan kebersihan sekolah termasuk area kantin sekolah sehingga para murid merasa nyaman untuk melakukan aktivitas belajar disekolah. Selain itu ada juga pengarahan dari perwakilan kantor kementerian Agama kabupaten Mamuju, yang diwakili oleh H. Basir ST, M.Pd. Beliau mendorong agar lebihb anyak lagi sekolah- sekolah Madrasah di kabupaten Mamuju untuk ikut terlibat dalam pelaksanaan kegiatan PBLHS.
Kegiatan sosialisasi ini diisi dengan pemaparan tentang Gerakan PBLHS oleh Mery Hadriyani Chairuddin, SE, M.Si selaku Kepala Bidang Evaluasi Pengendalian Pembangunan Ekoregion, P3E Sulawesi Maluku KLH RI. Selanjutnya da pemaparan materi tentang Pengelolaan Bank Sampah oleh Asdiayani, S.Si, M.AP selaku Direktur Bank Sampah Manakarra Keren Mamuju, serta Pelatihan tata cata pengisian aplikasi Adiwiyata tingkat kabupaten oleh Serly Arring Roge bersama tim Adiwiyata DLHK Mamuju. Pada seluruh sesi ini terlihat antusiame para peserta untuk berdiskusi terkait masing-masing topik. Hasil kegiatan ini diharapkan semakin banyak sekolah di kabupaten Mamuju yang terdorong untuk megikuti Gerakan PBLHS secara aktif dengan menjadi peserta gerakan PBLHS. Dengan semakin banyak sekolah yang mengikuti gerakan PBLHS akan membangun generasi muda tingkat sekolah di kabupaten Mamuju untuk semakin mencintai lingkungan dan aktif mengusahkan lingkungan hidup yang baik secara berkelanjutan (a2p,wjy,nla)
KOMENTAR UNTUK DISIKUSI