PERINGATI HARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA, PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU TANAM RATUSAN POHON

PERINGATI HARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA, PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU TANAM RATUSAN POHON

Peringatan hari lingkungan hidup sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni diperingati oleh berbagai kalangan diseluruh belahan dunia dengan berbagai kegiatan sebagai wujud aksi nyata dalam mengusahakan keberadaan lingkungan hidup yang baik dan sehat bagi kehidupan secara berkelanjutan. Pelaksanaan hari lingkungan hidup sedunia lingkup Pemerintah kabupaten Mamuju dilaksanakan berbarengan dengan peringatan hari lingkungan hidup dan hari kelautan tingkat provinsi Sulawesi Barat pada hari Selasa tanggal 11 Juni 2024. Lokasi kegiatan pelaksanaan hari lingkungan hidup tingkat kabupaten Mamuju dipusatkan di stadion utama Mamuju Manakarra, yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah kabupaten Mamuju, Forkopimda, para kepala OPD dan para camat tingkat kabupaten Mamuju, serta karyawan BUMN PLN Cabang Mamuju. Kegiatan dibuka dengan upacara bersama peringatan hari Lingkungan Hidup sedunia tingkat Provinsi Sulawesi Barat dipimpin oleh Pj Gubernur Sulawesi Barat, Dr. Bahtiar, yang dihadiri oleh seluruh pemerintahan kabupaten di provinsi Sulawesi Barat melalui zoom meeting.

Dalam sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI pada hari lingkungan hidup tahun 2024, disebutkan tema utama hari lingkungan hidup sedunia tahun 2024 adalah Land Restoration, desertification, and Drought Resilience (Restorasi lahan, penggurunan, dan ketahanan terhadap kekeringan), dengan slogan :”Our Land, Our Future, Generation Restoration”. Tema dan slogan ini muncul dilatarbelakangi oleh permasalahan lingkungan global yang semakin intens dihadapi dunia saat ini yakni Krisis perubahan iklim, Krisis kerusakan alam dan kehilangan biodiversitas, serta krisis polusi dan limbah. Ketiga permasalahan ini dikenal dengan nama triple planetary crisis. Untuk mengadopsi tema hari lingkungan hidup sedunia, pemerintah Republik Indonesia memfokuskan kegiatan pengelolaan lingkungan hidup pada kegiatan pemulihan lahan, pengendalian desertifikasi, dan ketahanan terhadap kekeringan. Kegiatan pemulihan lahan merupakan kunci untuk membalikkan kondisi degradasi lahan, dan meningkatkan mata pencarian penduduk, mengurangi kemiskinan, dan membangun ketahanan terhadap cuaca ekstrim. Pemulihan lahan juga menjadi prioritas untuk meningkatkan penyimpanan karbon (carbon storage) dan memperlambat proses atau dampak akibat perubahan iklim.

Dalam mendukung upaya yang telah dicanangkan pemerintah pusat dalam konteks pemulihan lahan, pada momen peringatan hari lingkungan hidup sedunia ini, pemerintah kabupaten Mamuju bersama Forkopimda dan BUMN PLN cabang Mamuju melakukan penanaman pohon di area stadion Manakarra Mamuju. Penanaman pohon ini melibatkan sekitar 150 orang, dengan jumlah pohon yang ditanam sekitar 200 pohon untuk menghijaukan kawasan stadion Mamuju. Stadion Mamuju sebagai salah satu ikon kota Mamuju sekaligus pusat aktivitas masyarakat sehari-hari khususnya dalam berolahraga, sehingga dengan penanaman pohon ini diharapkan kondisi lingkungan stadion Mamuju Manakarra semakin sejuk, rindang, dan udara sekitar stadion menjadi segar untuk menunjang aktivitas masyarakat kota Mamuju dalam berolahraga. Selain itu penanaman pohon juga diharapkan untuk menyerap karbon yang dihasilkan dari aktifvitas masyarakat kota Mamuju sehari-hari untuk mengurangi dampak krisis iklim serta mempertahankan kota Mamuju sebagai kota dengan kondisi udara yang bersih secara nasional. (a2p,wjy,nla)

KOMENTAR UNTUK DISIKUSI